Februari 13, 2012
Menarilah, Jangan Hentikan Gerak Indahmu!
Membuka salah satu situs jejaring sosialku yang mulai tak terawat, melihat kawan lama yang sudah lama tak bersua, bahkan aku mulai lupa dengan mereka bila hanya membaca namanya. Aku pun teringat salah satu teman SMPku, dia berbeda dibanding kami. Tubuhnya tak sesuai dengan ukuran anak SMP saat itu, lebih kecil, namun tak sedikit pun dia merasa minder. Begitu banyak kegiatan yang dia ikuti, suaranya pun merdu, hingga dikenal karena kelebihannya yang berbanding terbalik dengan keadaan fisiknya. Hingga kemudian aku melihatnya di salah satu tayangan talkshow ternama, apa yang kulihat belasan tahun lalu, saat duduk di bangku SMP, ternyata tak jauh berbeda. Dia tetap menjadi gadis yang percaya diri, menarik, dan punya banyak kelebihan yang sanggup membuat semua orang terpana. Teruslah menari Fitri!
Hampir setiap hari, kecuali hari Jum’at, Ibu dan anak perempuannya itu membersihkan Masjid di depan rumahku. Kurang lebih sudah tiga tahun mereka rutin melakukannya, tepatnya sejak suami dan bapak dari anaknya meninggal mendadak karena serangan jantung. Karena sejak tak ada lagi yang membiayai, sang ibu menjadi buruh cuci di salah satu rumah tetanggaku, dan dia rasanya tak tahan melihat sampah yang berserakan di sekitar masjid itu. Kami seperti disadarkan, kami yang tinggal begitu dekat dengan masjid, tak menaruh perhatian yang besar, dan menyerahkan semuanya ke marbot yang -ternyata- hanya membersihkan masjid setiap hari Jum’at. Kami yang disibukkan dengan pekerjaan di kantor dan pekerjaan di rumah, akhirnya mulai meluangkan waktu di akhir pekan atau beberapa diantaranya menyisihkan rezekinya untuk membeli alat kebersihan dan uang “lelah” untuk ibu dan anak tersebut. Teruslah menari, agar kebaikan itu makin mewarnai kami.
Begitu banyak cerita tentang ketegaran, keistimewaan, bahkan kehebatan wanita yang pasti -aku- kita dengar, baca, dan lihat disekitar kita. Seringkali iri muncul dan ada tanya di hati, mengapa mereka bisa begitu tegar dengan segala ujian yang ada, mengapa mereka begitu istimewa dibalik kelemahan yang dipunya, dan mengapa mereka begitu hebat mengatasi segala masalah, bahkan bisa menginspirasi yang memandangnya. Namun, semua kisah yang begitu pesona akan terus menari dalam ingatan, menjadi sebuah motivasi. Mereka saja mampu untuk terus menari, dengan segala isak, duka, dan pilu yang mereka alami. Aku pun pasti bisa terus menari, indah.



Endang Hastriana berkata,
Februari 14, 2012 pada 8:42 am
Sudah lama sekali menunggu rangkaian kata bermakna dari ka dede. Bagaikan siraman rohani yang menyejukkan jiwa. Bukan karna kaka menggurui, tapi tulisan yg mengingatkan diri sendiri itulah yang membuatnya menarik.
Makasih ya ka.. teruskan sharingnya..
Insyaallah ngasi banyak manfaat bgt, terutama buat aku pribadi
dheeasy berkata,
Februari 15, 2012 pada 11:01 am
Hahay, blogku isinya mah galau melulu neng…
_kumohon, menarilah bersamaku!_
Layar kertas berkata,
Februari 15, 2012 pada 11:05 am
udah pantas bikin buku deh kayaknya mbak.. hehehe
dheeasy berkata,
Februari 15, 2012 pada 11:10 am
Bikin buku gambar ya mas
*makasih sudah sering mampir
*
_kumohon, menarilah bersamaku!_
tuaffi berkata,
Februari 17, 2012 pada 12:45 pm
wew,,,
inspiratif mbak tulisannya.
mari terus menari..
¤ HILAL ALIFI berkata,
Februari 18, 2012 pada 1:30 am
menari, ya.
sebuah permajazan yang menarik, dhee…
puchsukahujan berkata,
Februari 19, 2012 pada 10:30 am
setiap orang adalah guru, kita bisa mengambil hikmah dimanapun ya mbak
teruslah menari mbak dheeasy
…menarikan jari di atas keyboard…
gogo berkata,
Februari 19, 2012 pada 11:02 pm
kata2 nya menawan bgt..
lets dance with life..
sunarno2010 berkata,
Februari 20, 2012 pada 4:29 am
awalnya tak tersadari keberadaannya ternyata memiliki begitu banyak makna bagi masyarakat
naniknara berkata,
Februari 22, 2012 pada 11:18 am
berbahagialah orang yang bisa mengambil hikmah dari setiap apa yang dilihat, di dengar, dirasakan dalam kehidupannya.
teruslah berbagi kisah dan hikmah mbak
Dhenok Habibie berkata,
Februari 24, 2012 pada 11:17 pm
belajar dari sekitar, biar kita pun makin bisa bebas menari.. postingan yang bagus mbak dessi.. akhirnya, update lagi.. semoga selalu sehat yaa